Sahabat.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) Maluku membidik akademisi dan pelajar di daerah itu menjadi investor di pasar modal dengan membuka sejumlah galeri investasi.
"Pada dasarnya investasi itu merupakan cara menyimpan uang di masa sekarang untuk mendapatkan lebih banyak di masa yang akan datang. Saya kira itu penting bagi akademisi sekarang, utamanya mahasiswa dan pelajar," ujar Kepala BEI Maluku Alberto Dachi di Ambon, Jumat.
Ia menyampaikan saat ini pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dan sekola yang ada di Maluku khususnya Kota Ambon.
Program yang dijalankan yakni membuka 12 galeri investasi di empat SMA di Ambon dan sisanya di perguruan tinggi negeri maupun swasta di Maluku.
Galeri Investasi BEI merupakan sarana untuk memperkenalkan pasar modal sejak dini kepada akademisi.
Program tersebut memiliki konsep 3 in 1 yang merupakan kerja sama antara BEI, perguruan tinggi atau SMA dan perusahaan sekuritas.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memperkenalkan pasar modal dari sisi teori saja akan tetapi juga praktiknya.
"Program itu memudahkan akademisi dan anak-anak muda di Maluku, karena jika mereka mau berinvestasi di bursa efek tidak perlu lagi datang ke kantor, bisa di galeri investasi, nanti di sana ada pengurusnya yang disebut kelompok studi pasar modal," jelas Alberto.
Ke-12 lokasi galeri investasi di Maluku yaitu SMA Muhammadiyah Ambon, SMK Muhammadiyah Ambon, SMK Negeri 1 Ambon, SMK Negeri 6 Ambon.
Kemudian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Ambon, STIKOM Ambon, Politeknik Negeri Ambon, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Gotong Royong Masohi.
Selain itu galeri investasi juga ada di Universitas Iqra Buru, Universitas Kristen Indonesia Maluku, dan Universitas Pattimura.
Seluruh lokasi dan kegiatan pada galeri investasi tersebut dapat dicek melalui website resmi BEI Indonesia atau langsung datang ke lokasi galeri investasi itu sendiri.
Melalui Galeri Investasi BEI yang menyediakan real time information untuk belajar menganalisa aktivitas perdagangan saham, diharapkan dapat menjadi jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan beserta praktiknya di pasar modal.
"Saya kira akademisi menjadi perpanjangan tangan kita untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Maluku tentang pentingnya berinvestasi," tandasnya.(Ant)
0 Komentar
Dukung Kemajuan Produk Asli Milik Indonesia, Masjid Istiqlal dan Le Minerale Lakukan Kolaborasi
PLN Gandeng BMW, Tiap Pembelian Mobil EV dapat Fasilitas Home Charging Terintegrasi
PLN Gandeng Lima Mitra, Makin Banyak Pebisnis Bangun SPKLU, Ekosistem Kendaraan Listrik Kian Kokoh
Harga Emas Antam Naik Rp1.000 jadi Rp1.115.000 per Gram
Pemkot Bandung: Realisasi Investasi Capai Rp8,54 Triliun Pada 2023
Investasi Jatim Tahun 2023 Tembus Rp145,1 Triliun
Soal Program Gasifikasi Pembangkit Listrik, Ini Progresnya
Luhut Minta Investor Tak Sepelekan Aturan Atas Insiden ITSS Morowali
Leave a comment