Ketua OJK Paparkan Peran Penting Pertumbuhan Ekonomi di ASEAN

24 Agustus 2023 06:28
Penulis: Alber Laia, bisnis
Tangkapan layar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar saat ASEAN Fest 2023: OJK Seminar on Financial Inclusion di Jakarta, Kamis (24/8/2023). ANTARA/M Baqir Idrus Alatas

Sahabat.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan di ASEAN, berperan penting untuk memastikan sektor keuangan memiliki sumber daya untuk memperluas integrasi keuangan.

"Selain itu, sektor keuangan yang kuat juga berperan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi," katanya dalam ASEAN Fest 2023: OJK Seminar on Financial Inclusion yang dipantau secara virtual di Jakarta, Kamis.

Selama beberapa dekade terakhir, lanjut dia, ASEAN dianggap sebagai lokasi yang baik untuk manufaktur karena memiliki sumber daya alam dan tenaga kerja murah yang berlimpah.

Meskipun memberikan manfaat awal bagi industrialisasi di beberapa negara anggota ASEAN, tetapi hal tersebut belum memberikan sumber daya keuangan yang dapat mengintegrasikan penduduk pedesaan dan komunitas daerah terpencil ke dalam sistem ekonomi dan keuangan yang lebih luas.

Mengingat kawasan ASEAN mencakup sebagian besar negara berkembang, maka ASEAN dinilai perlu perlu fokus pada nilai tambah dengan mengintegrasikan manufaktur vertikal hulu dan hilir (vertical upstream and downstream manufacturing).

Hal ini menimbang ASEAN memiliki banyak bahan mentah dan mineral, sehingga memberikan nilai tambah sangat besar terhadap prospek industri.

"ASEAN bukan lagi sekedar bagian dari pabrik dunia. ASEAN telah menjadi salah satu pasar terbesar di dunia pada saat yang bersamaan," ujar dia.

Kendati situasi geopolitik dan geoekonomi akan semakin memburuk pada dekade mendatang, ASEAN dianggap harus memanfaatkan momentum ini dengan menangkap peluang untuk menjadi episentrum pertumbuhan dunia dengan mempromosikan model pembangunan berkelanjutan.

"Integrasi ekonomi ASEAN didasarkan pada keunggulan kompetitif yang dinamis sebagai sumber rantai nilai global untuk melayani pasar intra-regional dan global," ungkap Mahendra.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment